Jumat, 24 Februari 2012

Proposal Bisnis Service AC, Kulkas, dan Dispenser

……….., …………   200…..
Kepada Yth,
Para Investor / Bank ……..
……..
Di
…………

Dengan Hormat,

Perihal:            Laporan Studi Kelayakan Bisnis Service AC, Kulkas, dan Dispenser

Bersama surat ini kami kirimkan proposal studi kelayakan bisnis dalam bidang usaha Service AC, Kulkas, dan Dispenser. Service AC, Kulkas, dan Dispenser ini merupakan usaha baru saya.
Besarnya investasi pembangunan usaha ini adalah Rp 20.055.000 (Dua puluh juta lima puluh lima ribu rupiah). Sedangkan modal kami saat ini sebesar Rp 10.027.000, maka kekurangan dana investasi sebesar Rp 10.027.000 (Sepuluh juta dua puluh ribu rupiah) kami mengharapkan dapat bantuan kredit investasi dari Bank.
Selanjutnya sebagai bahan pertimbangan dan analisa, kami lengkapi proposal ini dengan hasil analisa tentang rencana perluasan usaha.
Demikianlah surat permohonan ini besar harapan kami mendapat dukungan dana dari bank yang bapak pimpin.
Terimakasih atas perhatiannya.

Hormat Kami,



Alex Chandra.





STUDI KELAYAKAN BISNIS
SERVICE AC, KULKAS, DAN DISPENSER
Suatu kota yang mana suhu udaranya cukup panas, dimana lokasi tersebut banyak berdiri ruko-ruko dan juga komplek perumahan menengah keatas, serta pemungkiman penduduk. Rata-rata ruko dan rumah disana memiliki AC, Kulkas, dan dispenser. Mengingat udara cukup panas, maka mereka menggunakan  ke 3 produk tersebut lebih sering dan khususnya komplek perumahan mewah tersebut, mereka menggunakan AC dapat dikatakan 24 jam/ hari.
Dengan seringnya mereka menggunakan ke 3 produk tersebut, maka mereka memerlukan service yang lebih sering, khususnya untuk produk AC dan dispenser.
Dikota tersebut ada + 15 tukang service AC, dimana ke 15 tukang service AC tersebut cukup besar omset mereka, sehingga jika masuk 1 usaha service AC tidak akan terjadi pesaingan yang tidak sehat.
I.      KEPEMILIKAN DAN Pengurus Usaha
Pemrakarsa
Dengan latar belakang diatas, maka saya merencanakan membangun usaha Service AC, Kulkas, dan Dispenser. Mengingat keterbatasan dana dalam membangun usaha tersebut, saya bermaksud mengajak rekan-rekan untuk bermitra membangun usaha tersebut dan juga pada bank untuk meminjamkan dananya dalam rangka untuk menutupi kekurangan dana investasi tersebut.
Kepemilikan Usaha
Usaha Service AC, Kulkas, dan Dispenser ini merupakan usaha perorangan, dimana pengurus usaha adalah:
Pemilik / Pimpinan Usaha       : Alex Chandra.
Dibantu oleh                           : 3 orang karyawan
Riwayat hidup pemilik. Usaha ini merupakan usaha baru saya. Saat ini saya masih bekerja pada sebuah service AC, kulkas, dan dispenser, dengan pengalaman inilah saya merencanakan buka usaha tersebut. Untuk lebih jelas tentang riwayat hidup atau Curriculum Vitae (CV) saya, maka saya lampirkan dalam proposal ini.
Modal Usaha
Modal dasar usaha dan telah disetorkan sebesar Rp 10.027.000 (Dua puluh juta dua puluh tujuh ribu rupiah).
Surat-Surat Izin
Surat-surat izin dan referensi yang telah dimiliki dan Photo Copinya dilampirkan dalam proposal ini adalah:
-          Surat izin Domisili
-          Surat Kawin
-          BPKB motor
-          Kartu keluarga
-          Kartu tanda penduduk (KTP)
II.    Pemasaran
Produk & Segmentasi
Produk Usaha ini adalah menservice dan memperbaiki AC, Kulkas, dispenser.
Sedangkan segmentasi pasarnya adalah warga kota tersebut.
Permintaan
Omset rata-rata ke 15 pengusaha service AC tersebut sebesar sebagai berikut
-          Perbaikan & Penambahan Freon            Rp 300.000/hari
-          Service kulkas                                        Rp 100.000/ hari
-          Srvice Dispenser                                    Rp 110.000/hari
o   Total       Rp 785.000/hari
Pesaing:
Pesaing yang sudah ada 15 usaha service AC, Kulkas, dan Dispenser
Peluang
Besarnya peluang rata-rata untuk membangun usaha service AC, Kulkas & Dispenser adalah:
= Rp 785.000/hari x 15 / 16 = Rp 735.937, 50 perhari atau 30 hari x Rp 735.000 =
Rp 22.050.000 perbulan.
Mengingat usaha ini baru dibuka, sehingga belum banyak orang yang tahu dan belum mempunya langganan, maka diperkirakan bulan-bulan awal operasi omset usaha belum mencapai rata-rata. Lebih lanjut dapat dilihat pada table dibawah ini:
                                                            bulan
Bulan
Target Omset
(Rp 000)
kenaikan
(%)
Bulan-1
15,435
70
Bulan-2
17,640
80
Bulan-3
19,845
90
Bulan-4
22,050
100
Bulan-5
23,153
105
Bulan-6
24,255
110
Bulan-7
25,358
115
Bulan-8
26,460
120
Bulan-9
27,563
125
Bulan-10
27,563
125
Bulan-11
27,563
125
Bulan-12
27,563
125
III.  Lokasi dan Teknis
Lokasi Usaha
Lokasi usaha rencana terletak di tengah-tengah kota tersebut.
Perlengkapan usaha yang diperlukan dalam membangun usaha ini adalah:
-          Renovasi                                                                           Rp          500.000
-          Kompresor                                                                        Rp       1.500.000
-          Perlengkapan lainnya (kunci-kunci)                                  Rp       1.000.000
Total                                             Rp      9.000.000
IV.  Proyeksi Keuangan
Total biaya pembangunan Usaha Service AC, Kulkas, dan Dispenser ini sebesar Rp 20.055.000, dengan rincian sebagai berikut:
Investasi tetap:
-          Kontrak kios               1 tahun                                          Rp       6.000.000
-          Renovasi                                                                           Rp          500.000
-          Kompresor                                                                        Rp       1.500.000
-          Perlengkapan lainnya (kunci-kunci)                                  Rp       1.000.000
Total                                             Rp       9.000.000
Modal Kerja, Freon, komponen-komponen                       Rp      11.054.000
Grand Total                           RP      20.055.000

Sumber Dana Investasi

Kebutuhan dana dalam pembangunan usaha ini berasal dari dana sendiri dan dana pinjaman dari bank. Yaitu:
Modal sendiri
-          Investasi Tetap                  Rp       4.500.000 (50%)
-          Modal Kerja                      Rp       5.527.000 (50%)
-          Total                                  Rp    10.027.000
Kredit Bank
-          Investasi Tetap                  Rp       4.500.000 (50%)
-          Modal Kerja                      Rp       5.527.000 (50%)
-          Total                           Rp    10.027.000
Grand Total             Rp     20.055.000
Asumsi Proyeksi Keuangan:
Asumsi-asumsi proyeksi keuangan dapat dilihat pada Formulir lampiran keuangan, seperti: Harga Jual, Harga Pokok, Biaya Operasional, Tenaga Kerja, Suku Bunga Bank, Rasio Persediaan, Piutang, Hutang Dagang,  Kenaikan Harga dan Biaya (escalation), Umur Ekonomis / Penyusutan, dan sebagainya.
Pembayaran Kredit
Sedangkan pembayaran kredit akan dimulai dicicil pada bulan kedua operasional (setelah 1 bulan operasi), dan berakhir pada bulan ke-12. Lebih detail dapat dilihat pada tabel dibawah ini atau pada lampiran-02 Proyeksi Aliran Dana)
Tabel Jadwal Pembayaran Pokok dan Bunga Kredit.

Bulan
Pokok Kredit
(Rp 000)
Bunga Kredit
(Rp 000)
Total
(Rp 000)
Bulan-1
836
75
911
Bulan-2
836
153
989
Bulan-3
836
139
975
Bulan-4
836
125
961
Bulan-5
836
111
947
Bulan-6
836
97
933
Bulan-7
836
84
920
Bulan-8
836
70
906
Bulan-9
836
56
892
Bulan-10
836
42
878
Bulan-11
836
28
864
Bulan-12
831
14
845

Proyeksi Laba Rugi
Pada bulan operasi pertama diperkirakan sudah mendapatkan keuntungan sebesar
Rp 2.873.000 dan bulan kedua memperoleh laba sebesar Rp 4.181.000. Akumulasi keuntungan selama 1 tahun pertama adalah Rp 96.789.000. Lebih ditail tentanng  Proyeksi laba rugi dapat dilihat pada Lampiran-03
Analisa Investasi
Dalam analisa investasi kami menggunakan 2 metode, yaitu:
1.      Payback Period adalah suatu periode yang diperlukan untuk menutup kembali investasi dengan menggunakan keuntungan ditambah penyusutan.
Payback Period usaha ini adalah + 4 bulan.
2.      Internal Rate of Return (IRR) adalah tingkat bunga yang akan menjadi nilai sekarang dari proceeds yang diharapkan yang akan diteriama, sama dengan nilai sekarang dari pengeluaran modal. IRR yang baik jika lebih besar dari tingkat suku bunga bank (Per-bulan atau Per-tahun).
IRR 12 bulan sebesar 31,57%.
Rasio Keuangan
Metode yang digunakan adalah:
Likuiditas adalah ukuran kemampuan usaha dalam memenuhi kewajiban lancarnya, minimal 1 atau 100%.

Bulan
Likuiditas
Bulan-1
149.08%
Bulan-2
211.35%
Bulan-3
306.09%
Bulan-4
445.50%
Bulan-5
636.86%
Bulan-6
906.19%
Bulan-7
1300.32%
Bulan-8
1912.97%
Bulan-9
2963.07%
Bulan-10
5067.04%
Bulan-11
11404.20%
Bulan-12
0

Selanjunya lihat lampiran-0 atau 05
Profitabilitas
Kemampuan usaha dalam menghasilkan laba dengan jumlah harta yang telah ditanamkan, dapat diukur dengan ROI (Rate of return O Investment) dan ROE (Rate of return On Equity). ROI dan ROE yang baik lebih besar dari suku bunga bank.

Bulan
ROI
ROE
Bulan-1
15.34%
28.65%
Bulan-2
23.58%
41.70%
Bulan-3
32.61%
55.67%
Bulan-4
42.54%
69.64%
Bulan-5
49.15%
76.69%
Bulan-6
56.49%
83.75%
Bulan-7
64.70%
90.80%
Bulan-8
73.93%
97.86%
Bulan-9
84.40%
104.91%
Bulan-10
90.43%
105.05%
Bulan-11
97.39%
105.19%
Bulan-12
105.47%
105.33%

Terlihat ROI dan ROE makin menigkat yang menyatakan proyek ini layak dibangun. Selanjunya lihat lampiran-0 atau 05
V.    Jaminan Kredit.
Jaminan kredit usaha untuk pinjaman tersebut, kami bersedia menjaminkan BPKB Motor.
Penutup
Demikianlah proposal permohonan kredit kami ini.
Besar harapan kami untuk mendapatkan pinjaman kredit dari Bank yang Bapak pimpin.
Terimakasih atas kerja samanya.




Hormat Kami,





  Pemilik Usaha

0 komentar:

Posting Komentar

 

Cerita Hidup Copyright © 2011 -- Template created by O Pregador -- Powered by Blogger